Di Balik Hari Kartini: Masih Banyak Ibu Putus Sekolah, Puluhan Single Parent Serbu Beasiswa Gratis
- Berita
- April 21, 2026
- No Comment
- 3
mangimam.id – Bandung, April 2026, Di tengah perayaan Hari Kartini 2026, realita pahit masih terjadi: banyak ibu dan single parent yang belum menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah. Namun di sisi lain, harapan mulai terlihat.
Program Beasiswa Gratis Pendidikan Kesetaraan yang dibuka Yayasan Imam Syafe’i langsung diserbu pendaftar. Hingga saat ini, tercatat puluhan single parent telah mendaftar, menandakan bahwa keinginan untuk sekolah masih tinggi meski akses selama ini terbatas.
Fenomena ini menjadi tamparan sekaligus pengingat bahwa persoalan putus sekolah bukan hanya milik anak-anak, tetapi juga orang dewasa, terutama perempuan yang harus mengorbankan pendidikan karena kondisi ekonomi, keluarga, atau pernikahan dini.
“Selama ini mereka tidak berhenti karena tidak mau sekolah, tapi karena keadaan. Begitu ada akses, mereka langsung bergerak,” ungkap Mang Imam sebagai Pembina Yayasan Imam Syafe’i.
Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan melalui:
- Paket A (Setara SD)
- Paket B (Setara SMP)
- Paket C (Setara SMA)
Dengan sistem pembelajaran online dan offline, program ini dirancang fleksibel bagi para single parent yang memiliki keterbatasan waktu.
Yayasan Imam Syafe’i menegaskan bahwa Hari Kartini seharusnya tidak hanya menjadi seremoni, tetapi momentum nyata untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya.